Selasa, 24 Februari 2015

Air Mata Terakhir Bunda sebuah film garapan Endri Pelita dari novel dengan judul yang sama karya Kirana Kejora. Film ini diperankan oleh Happy Salma, Rizky Hanggono, Vino G Bastian dan Marsha Timothy serta dilengkapi dengan peran anak asli Sidoarjo.
Sebuah keluarga kecil dan bahagia jelas tergambar dengan melihat lokasi rumah yang sangat sederhana. Happy Salma yang memerankan seorang Ibu begitu terlihat sangat kental sekali sosok keibuannya. Seorang Ibu yang mendidik anaknya sendirian, berjuangan untuk bisa membesarkan anak-anaknya demi berjualan lontong kupang. Sama seperti Ibu-ibu yang lain, semuanya pasti ingin anaknya sekolah yang tinggi, menjadi sarjana dan sukses. Ibu Sriyani yang diperankan oleh Happy Salma, mempunyai mimpi anaknya diwisuda dan jadi sarjana. Mimpi dan harapan memang tidak ada batasnya, tak terbatas juga keinginan seorang ibu yang hanya penjual lontong kupang keliling.
“Ada alasan kenapa ibu ingin anaknya jadi mahasiswa, agar bisa jadi kebanggaan ibu kalau sudah jadi sarjana”
Delta Santoso diperankan oleh Vino G Bastian yang apik, ia menjadi anak yang berjuang untuk mewujudkan mimpi Ibunya. Dan Rizky Hanggono sebagai Iqbal, seorang kakak yang terlihat sayang dengan keluarganya, kedekatan mereka seperti nyata dan semua orang pasti juga pernah mengalami hal yang sama. Pernah dicewer, pernah dimarahin ibu, semua pasti pernah. Film ini memang menguras air mata, sesekali memang ada canda tawa dengan kehadiran Mamik Prakosa dan Iqbal kecil dan Delta kecil yang diperankan oleh orang asli Sidoarjo dengan bahasa jawatimuran yang sangat kental dan khas.
Perjuangan Delta dan kerja keras yang telah diajarkan oleh Ibunya sejak kecil ia bawa hinggal kuliah. Delta sangat ingin sekali mewujudkan mimpi ibunya, membuat ibunya bangga. Kewajiban seorang anak ketika masih penuntut ilmu tergambar jelas dari perjuangan Delta, menjadi anak yang baik dan menjadi mahasiswa yang benar dan tentunya tujuannya adalah membahagiakan orang tua. Yang paling dalam, yang saya paling suka saat ketika Delta memberikan ibunya Kebaya untuk dipakai pas wisuda, ia kemudian mencium bajunya, ia menaruh harapan besar untuk ibunya agar ibu datang dan melihatnya diwisuda, seperti keinginan ibu. Itu saja.
Setiap moment terpenting tentunya ingin bersama orang yang disayang. Diwisuda dan menjadi Sarjana adalah moment terpenting, karena sebuah kebanggaan telah berhasil meraihnya. Dihari bahagia Delta, ia harus bersedih juga karena harus kehilangan ibunya yang ia tunggu-tunggu diwisudanya. Ibu memang sudah tidak ada, sudah pergi jauh tapi Ibu tidak benar-benar pergi dari kita, ibu ada dihati kita.
Film yang sangat menginspirasi kita semua, mengingatkan kembali perjuangan seorang ibu yang menjadi orang tua tunggal membesarkan kedua anaknya ditengah ekonomi yang sulit. Tapi, ibu akan tetap berjuang untuk pendidikan anak-anaknya. Tak kenal lelah, bahkan disaat ia sakit dan harus beristirahatpun ia tak ingin menunjukkan semua itu kepada anak-anaknya. Film ini saya rekomendasikan untuk ditonton bersama Ibu dan keluarga

inggris

Judul Film : Jokowi
Sutradara : Anzhar Kinoi Lubis
Bintang : Teuku Rifnu Wikana, Prisia Nasution, Ayu Dyah Pasha, Susilo Badaar, Landung Simatupang, Ratna Riantiarno
Rated : ***
Seperti halnya ketika menyaksikan Habibie dan Ainun, Soegija, juga Sang Kyai, saya melepaskan pandangan politik menyaksikan Jokowi. Maksudnya agar bisa menikmati film yang disutradarai oleh Anzhar Kinoi Lubis sekaligus juga mendapatkan “sesuatu” yang biasa dibawa pulang, selain hiburan. Sekalipun berbeda dengan ketiga film di atas, harus diakui Jokowi punya magnitut karena dia adalah figur Gubernur DKI Jakarta yang sedang menjabat, bukan seperti Habibie sudah lepas dari kekuasaan politik.
Hasilnya, separuh film ini yang menceritakan bagian Jokowi masa kecil merupakan bagian yang paling menarik. Sutradara cukup detail, misalnya dalam menggambarkan situasi Surakarta pada 1961. Adegan pembukaan ketika Notomiharjo (Susilo Badar) tergesa-gesa menaiki sepeda onthelnya, dengan termos air masa itu berwrana merah (buatan RRC) melintasi pasar bersamaan dengan penggusuran pamong praja terhadap pedagang kaki lima. Notomihardjo sendiri sempat hendak ditangkap, padahal istrinya hendak melahirkan. Anak yang dilahirkan itu bernama Joko Widodo.
Notomiharjo adalah seorang tukang kayu yang pontang-panting menghidupi keluarganya. Dia sempat diusir dari rumah karena tidak sanggup bayar kontrakan rumah. Akhirnya dia ditolong oleh seorang warga yang iba melihatnya makan semangkuk soto berdua dengan istrinya sambil membawa bayi. Mereka tinggal di rumah milik Suroso sampai umur Jokowi 4 tahun. Di sini ada adegan menarik dialog antara Jokowi dengan kakeknya melalui wayang orang tentang figur Semar. “Jadi pejabat itu tidak perlu mentereng”, terang kakeknya. Straight point menanamkan nilai pada Jokowi.
Peristiwa 30 September 1965 digambarkan dengan mencekam di Surakarta, orang-orang digiring bagaikan ternak karena dituduh PKI termasuk Suroso yang menolong keluarga ini. Khawatir terlibat Notomiharjo sekali lagi membawa keluarga minggat. Padahal Notomihardjo sudah punya anak kedua. Adegan pindah ke 1973 ketika keluarga Notomiharjo tinggal di ruamh kontrakan yang pemiliknya penganut agama Katolik.
Periode ini penting karena di sinilah Jokowi ditanamkan nilai-nilai, seperti menghargai perbedaan, menolak disuap oleh kawan sepengajiannya agar tidak diadukan kabur waktu belajar. Detailnya baik sekali Rp 5 masa itu berharga bagi anak-anak untuk jajan dan beberapa keping Rp 5 disodorkan ke Jokowi dan ditolak.” Saya tidak bisa” (seingat saya jumlah itu cukup untuk membeli semangkuk bubur di Jakarta waktu saya masih SD tahun 1970-an). Untuk itu Jokowi kena pukul.
Tragisnya ketika pulang Jokowi berkelahi oleh ayahnya. Notomiharjo memukuli dirinya sendiri dengan rotan di depan Jokowi, ibunya dan tiga adik perempuannya. Ia menghukum dirinya sendiri untuk menunjukkan rasa bersalahnya. Adegan yang mencekam dan brilian, membuat saya menangis. Jokowi ditanamkan nilai untuk menepati janji. Selanjutnya dari masa ke masa falsafah yang ditanamkan kakek dan ayahnya membentuk pribadi Jokowi hingga kuliah. Seperti falsafah tukang soto yang melayani setiap permintaan harus dianut seorang pemimpin. Termasuk juga Jokowi tertarik pada music rock dan disangka ibunya ikut orang-orang yang tidak benar.
Saya tidak terlalu tertarik dengan kisah sesudah periode kuliah. Kecuali, adegan sang ayah menyerahkan tabungan untuk menebus jam tangannya mengingatkan saya pada adegan ayah yang menjual mobilnya agar anaknya kuliah dalam 9 Summers 10 Autumns. Juga kisah asmara Jokowi dan Iriana anak orang kaya menerima Jokowi apa adanya wajar masa itu banyak film Indonesia 1970-an, ketika achievement lebih diperhatikan para gadis dalam memilih pasangannya dari pada status orang tua. Jelas Iriana memilih pemuda yang jujur, anak kuliahan yang punya otak cemerlang. Selanjutnya biasa saja.
Teuku Rifnu Wikana bermain cukup apik menirukan cara bicara dan tertawa Jokowi, gestur tubuhnya walaupun tidak sekuat Reza Rahadian yang rohnya seperti kemasukkan Habibie. Prisia Nasution memang sudah biasa memainkan kharakter perempuan Jawa. Kharakter ini sudah dialami perempuan yang akrib dipanggil Pia itu dalam Sang Penari dan beberapa judul FTV. Yang paling luar biasa adalah akting Susilo Badar benar-benar total menjiwai seorang tukang kayu, orang Jawa Solo kalangan bawah dengan pemikiran rata-rata orang sezaman, keras hati pada prinsipnya dan bukan hanya gestur tubuh.
Yang patut jadi catatan ialah poster film ini agak serupa dengan Habibie dan Ainun. Kurang kreatif dan orisinil. Catatan lain kayaknya ada satu periode yang dilewatkan, yaitu ketika Jokowi memimpin kota Solo. Tahu-tahu melompat lewat adegan berita televisi ketika Jokowi dilantik menjadi Gubernur DKI Jakarta. Tanggung sekali. Jokowi masih di bawah Habibie dan Ainun, namun tentunya masih di atas rata-rata film Indonesia 2013.

Movie Title: Jokowi
Director: Anzhar Kinoi Lubis
Stars: Teuku Rifnu Wikana, Prisia Nasution, Dyah Ayu Pasha, Susilo Badaar, Landung Simatupang, Ratna Riantiarno
Rated: ***
As well as witnessing and Ainun Habibie, Soegija, also the Kyai, I watched Jokowi release political views. That is to be able to enjoy a film directed by Anzhar Kinoi Lubis as well as getting "something" that is used to bring home, in addition to entertainment. Although different from the third movie in the above, it must be admitted Jokowi has magnitut because he is a figure of the Governor of Jakarta is being served, not as Habibie has been separated from political power.
As a result, half of the film which tells part Jokowi childhood is the most interesting part. Directed enough detail, for example, in describing the situation of Surakarta in 1961. The opening scene when Notomiharjo (Susilo Badr) haste onthelnya bike ride, with a water flask that time berwrana red (made in China) across the market along with the civil service against the eviction of street vendors. Notomihardjo himself was about to be arrested, while his wife was about to give birth. Children born was named Joko Widodo.
Notomiharjo is a carpenter who scramble to support his family. He was kicked out of the house because he could not pay the rent of the house. Eventually he was rescued by a citizen who saw him eat a bowl of soup compassion alone with his wife while carrying a baby. They lived in a house owned Suroso until the age of 4 years Jokowi. Here there is a dialogue between Jokowi interesting scene with his grandfather through the puppet of Semar figure. "So it does not need to be flashy officials", said his grandfather. Straight point instill values ​​in Jokowi.
Events of 30 September 1965 was described by gripping in Surakarta, people were herded like cattle for alleged PKI including Suroso that help this family. Worried involved Notomiharjo once again bring the family ran away. Though Notomihardjo already had a second child. The scene in 1973 when the family moved to live in ruamh Notomiharjo owner rented Catholic.
This period is important because this is where Jokowi instilled values, such as respect for differences, refused to be bribed by friends sepengajiannya that the complaint does not blur the time to learn. Details are very well worth Rp 5 days for children to snack and a few pieces of Rp 5 proffered to Jokowi and rejected. "I can not" (as I recall that amount sufficient to buy a bowl of porridge in Jakarta when I was in elementary school in the 1970s ). For that Jokowi caned.
Tragically when home Jokowi fight by his father. Notomiharjo beat himself with a cane in front Jokowi, his mother and three sisters. He punished himself to show his guilt. The scenes are gripping and brilliant, made me cry. Jokowi embedded value to keep their promises. Furthermore, from time to time invested philosophy grandfather and father's behavior Jokowi to college. As artisan philosophy soup serve each request must be adhered to a leader. Including Jokowi also interested in rock music and her mother unexpectedly joined those who are not true.
I'm not too interested in the story after the lecture period. Except, the father handed scene savings to make up for his watch reminds me of the scene the father who sold his car so that his lectures in 9 Summers 10 Autumns. Also romance and Iriana Jokowi rich kid receives what it Jokowi reasonable time a large number of Indonesian films 1970s, when more attention achievement of girls in choosing a partner of the status of the parents. Obviously Iriana choose an honest young man, a college student who had a brilliant brain. Furthermore mediocre.
Teuku Rifnu Wikana played quite nicely mimic talk and laugh Jokowi, although not as strong as his body gestures Reza Rahadian conceded that his spirit like Habibie. Prisia Nasution was already used to play kharakter Javanese women. This Kharakter already experienced by women who akrib called Pia was in The Dancer and some titles FTV. The most remarkable is acting Susilo Badar really total animates a carpenter, a Javanese Solo lower classes with an average of thinking contemporaries, unyielding in principle and not just bodily gestures.
Which should be a record of this movie poster is somewhat similar to Habibie and Ainun. Less creative and original. Another note I think there is a missed period, ie when Jokowi lead Solo. Next thing I know to jump through the TV news scene when Jokowi inaugurated as Governor of Jakarta. Responsibility once. Jokowi still under Habibie and Ainun, but of course still above average Indonesian films in 2013.

Minggu, 10 Agustus 2014

Tugas Fisika " Gelombang Transfersal "

Gelombang Transversal

Gelombang transversal adalah gelombang yang arah rambatannya tegak lurus dengan arah rambatannya. Satu gelombang terdiri atas satu lembah dan satu bukit, misalnya seperti riak gelombang air, benang yang digetarkan, dsb.
                         
(Sekilas tentang Pengertian Gelombang transversal) – Gelombang transversal Adalah gelombang yang memiliki arah rambat tegak lurus dengan arah getarnya. Satu gelombang terdiri atas satu lembah dan satu bukit, misalnya seperti riak gelombang air, benang yang digetarkan, dsb. Contoh gelombang transversal adalah gelombang pada tali. Arah getar gelombang adalah vertikal, sedangkan arah rambatnva horizontal sehingga arah getar dan arah rambatnva satins.
Gelombang transversal merambat pada medium padat karena gelombang ini membutuhkan medium yang relatif kaku untuk merambatkan energi getarnya. Jika medium tempat merambat tidak kaku, partikel medium akan saling meluncur. Dengan demikian, gelombang transversal tidak dapat merambat dalam medium fluida (zat cair dan gas).
Gelombang transversal dapat diperoleh dengan menarik sebuah slinki dalam arah horizontal, kemudian menggetarkan ujung slinki ke atas dan ke bawah, energi getaran tersebut akan dipindahkan dari ujung yang satu ke ujung yang lain dan terbentuklah gelombang. Pada saat energi getaran berpindah, medium tempat gelombang merambat bergerak ke atas dan ke bawah sehingga gerak medium tersebut tegak lurus terhadap gerak gelombang.
Istilah-istilah dalam gelombang transversal:
Puncak gelombang adalah titik tertinggi pada gelombang (misal a dan e)
Dasar gelombang adalah titik-titik terendah pada gelombang (misal c dan g)
Bukit gelombang adalah lengkungan oab atau def
Lembah gelombang adalah cekungan bcd atau fgh
Amplitude (A) yaitu perpindahan maksimum (misal a'a  atau c'c)
Panjang Gelombang (lambda) yaitu jarak antara dua puncak berurutan (misal a-e) atau jarak antara dua dasar berurutan (misal c-g)
Jarak yang ditempuh getaran dalam satu periode disebut panjang gelombang (λ).
Gelombang ini didefinisikan sebagai gelombang yang arah rambatannya tegak lurus dengan arah getarannya.
Contoh:
·         Gelombang pada tali
·         Gelombang pada permukaan air
Gelombang tersebut dapat kita lihat pada gambar berikut di bawah ini :
Bagian bagian gelombang
a - e = bukit gelombang
c - g  = lembah gelombang
Persamaan Persamaan Gelombang :
Mengingat pengertian frekuensi (f) adalah banyaknya gelombang yang terjadi dalam satu detik, maka jika ada n gelombang yang terjadi dalam t sekon maka besar frekuensi adalah
f = n / t
n = jumlah gelombang 
t = waktu (sekon)
f = frekuensi (hertz=Hz) 
 Adapun perioda (T) adalah waktu yang dibutuhkan untuk terjadinya satu gelombang, oleh karena itu :
T = t / n
 Hubungan antara frekwensi (f) dan perioda (T): f = 1 / T dan T = 1 / f
Cepat rambat gelombang (v), adalah jarak yang ditempuh gelombang dalam satu sekon dirumuskan :
v = f x λ
f = frekwensi gelombang (Hz)
λ = panjang gelombang
v= cepat rambat gelombang (m)
Rumus cepat rambat di atas dapat juga diubah menjadi
v = λ / T
 T= perioda gelombang(detik)
Contoh soal :
Sebuah gelombang merambat dalam sebuah media dengan frekwensi 10Hz dan panjang gelombang 8 m, tentukan cepat rambat gelombang?
Pembahasan :
f = 10Hz
λ = 8m
v = f x λ
v = 10 x 8 = 80 m / s


Contoh Soal dalam Gelombang Transversal
  1. Sebuah gelombang pada permukaan air dihasilkan dari suatu getaran yangfrekuensinya 30 Hz. Jika jarak antara puncak dan lembah gelombang yangberturutan adalah 50 cm, hitunglah cepat rambat gelombang terse
            Penyelesaian :  Dik      :           f = 30 Hz
½ λ = 50 cm
                                                               λ = 100 cm = 1 m
Dit       :               v = ..?
                                   
Jawab    :
  v = λ.f 
                 = 1.30  = 30 m/s2.

Rabu, 19 Maret 2014

Biodata

Nama              : Mutiah
Kelas              : XI IPA 4
Alamat Blog    : mutiahbest@blogspot.com

Kamis, 27 Februari 2014

sukses: biografi bob moog

sukses: biografi bob moog:                                               Biografi Arthur Moog                                                     Bob Moog...

lanjutan biografi bob moog



Robert Moog
Robert Arthur "Bob" Moog ( 23 Mei 1934 - 21 Agustus 2005 ), pendiri Musik Moog , adalah seorang Amerika perintis musik elektronik , paling dikenal sebagai penemu dari synthesizer Moog . Setiap 23 Mei diperingati dan mengenang " Robert Moog"
Desain inovatif elektronik Bob Moog yang digunakan di banyak synthesizer termasuk Minimoog Model D, Minimoog Voyager , Phatty Sedikit , Moog Taurus Bass Pedal, Moog Minitaur , para Animoog ios aplikasi, dan Moogerfooger garis pedal efek.
Riwayat hidup Robert Moog
Berasal dari New York City , Moog dihadiri Sekolah Tinggi Ilmu Bronx di New York, lulus pada 1952. Moog meraih gelar sarjana dalam fisika dari Queens College, New York pada tahun 1957, lain di teknik listrik dari Universitas Columbia , dan Ph.D. dalam fisika rekayasa dari Cornell University . Penghargaan Moog meliputi gelar doktor kehormatan dari Institut Politeknik Universitas New York ( New York City ) dan Sekolah Tinggi Lycoming (Wiliamsport, pennsyvania)
Selama hidupnya, Moog mendirikan dua perusahaan untuk pembuatan alat-alat musik elektronik. Dia juga bekerja sebagai konsultan dan wakil presiden untuk penelitian produk baru di Kurzweil Sistem Musik 1984-1988, membantu untuk mengembangkan K2000 Kurzweil . Ia menghabiskan awal 1990-an sebagai profesor riset musik di University of North Carolina di Asheville .
Moog menerima Penghargaan Pembina Grammy untuk prestasi seumur hidup pada tahun 1970. Pada tahun 2002, Moog mendapat kehormatan dengan Merit / khusus Grammy Award Teknis , dan gelar doktor kehormatan dari Berklee College of Music . Dia memberikan kuliah-antusias diterima pada tahun 2004 Antarmuka Baru untuk Ekspresi Musik (NIME-04), yang diselenggarakan di Hamamatsu , "Kota Alat Musik" Jepang, pada bulan Juni, 2004. Moog menjadi inspirasi di balik film 2004 Moog . Istri pertama Moog adalah Shirleigh Moog (née Shirley Mei Leigh), sebuah sekolah dasar guru yang dinikahinya pada 1958. Pasangan itu memiliki tiga anak perempuan (Laura Moog Lanier, Michelle Moog-Koussa, Renee Moog) dan satu anak (Matius Moog) sebelum perceraian mereka. Moog menikah dengan Grams kedua istrinya Ileana, seorang profesor filsafat, selama sembilan tahun sampai kematiannya. Anak tiri Moog itu, Miranda Richmond, adalah putri Grams dari pernikahan sebelumnya. Moog juga memiliki lima cucu.
Moog didiagnosis dengan glioblastoma multiforme tumor otak pada tanggal 28 April 2005. Hampir empat bulan kemudian, ia meninggal pada usia 71 di Asheville , North Carolina pada 21 Agustus 2005. The Bob Moog Yayasan diciptakan sebagai peringatan, dengan tujuan melanjutkan karya hidupnya untuk mengembangkan musik elektronik.
Pengembangan synthesizer Moog
Moog Synthesizer merupakan salah satu instrumen musik elektronik yang pertama kali. Proses pengerjaan awal komponen synthesizer ini dilakukan di studio Columbia-Princeton Electronic Music Center di Amerika, yang sekarang lebih dikenal dengan nama Computer Music Center. Saat di sana, Bob Moog mengembangkan osilator pengatur tegangan, generator ADSR, dan modul synthesizer lainnya bersama dengan komposer Herbert Deutsch.
Moog menciptakan synthesizer pengendali tegangan yang memanfaatkan keyboard sebagai controller dan memamerkannya pada konvensi AES di tahun 1964. Pada tahun 1966, Moog mengajukan permohonan paten untuk low-pass filter dengan nomor paten 3.475.623 yang diakui pemerintah Amerika pada Oktober 1969.
Di bawah payung perusahaan Moog Music, beliau memproduksi dan memasarkan synthesizer dengan keyboard bergaya piano sebagai user interface standar untuk synthesizer-nya. Moog juga menetapkan standar untuk antarmuka kontrol synthesizer analog. Instrumen pertama adalah Moog synthesizer modular . Pada tahun 1971 Musik Moog mulai produksi Minimoog D Model yang antara banyak tersedia pertama, synthesizer portabel dan relatif terjangkau.
Salah satu pelanggan awal Moog itu musik adalah Wendy Carlos yang ia kredit dengan memberikan umpan balik yang berharga untuk pengembangan lebih lanjut dari synthesizer Moog. Melalui keterlibatannya dalam musik elektronik, Moog mengembangkan hubungan profesional yang dekat dengan artis seperti Don Buchla , Keith Emerson , Rick Wakeman , John Cage , Gerson Kingsley , Clara Rockmore , dan Pamelia Kurstin . Dalam wawancara 2000, Moog mengatakan "Saya seorang insinyur aku melihat diriku sebagai pembuat perkakas dan musisi adalah pelanggan saya.. Mereka menggunakan alat saya."

RA Moog co dan Musik Moog
Pada tahun 1953 pada usia 19, Moog mendirikan perusahaan pertamanya, RA Moog Co, untuk memproduksi kit Theremin. Selama tahun 1950, komposer dan pelopor musik elektronik Raymond Scott mendekati Moog, memintanya untuk merancang sirkuit baginya. Moog kemudian mengakui Scott sebagai pengaruh penting. Kemudian, pada tahun 1960, perusahaan ini digunakan untuk membangun synthesizer modular berdasarkan desain moog ini.
Pada tahun 1972 berubah nama Moog perusahaan untuk Musik Moog. Sepanjang tahun 1970-an, Musik Moog pergi melalui berbagai perubahan kepemilikan, akhirnya dibeli oleh Norlin produsen alat musik. Manajemen yang buruk dan pemasaran menyebabkan keberangkatan Moog dari perusahaan sendiri pada tahun 1977.
Pada tahun 1978 setelah meninggalkan perusahaan namanya, Moog mulai membuat alat-alat musik elektronik lagi dengan sebuah perusahaan baru, Briar Besar. Khusus pertama mereka adalah theremins, tetapi pada tahun 1999 perusahaan diperluas untuk menghasilkan garis analog pedal efek disebut moogerfoogers . Pada tahun 1999, Moog bermitra dengan Pabrik Bom untuk bekerja sama mengembangkan efek digital pertama berdasarkan Moog teknologi dalam bentuk plugin untuk Pro Tools perangkat lunak.
Meskipun penutupan Moog Music pada tahun 1993, Moog tidak memiliki hak untuk memasarkan produk menggunakan namanya sendiri sepanjang 1990-an. Briar besar memperoleh hak untuk menggunakan nama Musik Moog pada tahun 2002 setelah pertempuran hukum dengan Don Martin yang sebelumnya membeli hak Music Moog nama. Pada saat yang sama, Moog merancang sebuah versi baru dari Minimoog yang disebut Voyager Minimoog . Voyager mencakup hampir semua fitur dari D Model asli disamping banyak fitur modern.
Moog dibangun sendiri Theremin pada awal 1948. Kemudian ia menggambarkan Theremin di Dunia Elektronik majalah hobi dan menawarkan bagian-bagian kit untuk pembangunan Theremin Dunia Elektronik, yang menjadi sangat sukses. Pada akhir 1980-an Moog memperbaiki Theremin asli Clara Rockmore , suatu prestasi yang dianggap sebagai titik tertinggi dalam karir profesionalnya. Dia juga diproduksi, bekerja sama dengan istri pertama Shirleigh Moog, album Ibu Rockmore itu, The Art of Theremin ini . Moog adalah subjek wawancara utama dalam film dokumenter pemenang penghargaan, Theremin: Sebuah Odyssey Elektronik , keberhasilan yang menyebabkan kebangkitan minat Theremin ini. Musik Moog kembali ke akarnya dan sekali lagi mulai theremins manufaktur. Ribuan telah terjual sampai saat ini dan digunakan oleh kedua musisi profesional dan amatir di seluruh dunia. Pada tahun 1996 ia menerbitkan panduan lain do-it-yourself Theremin. Hari ini, Musik Moog adalah produsen terkemuka kinerja berkualitas theremins.
Instrumen pertama yang dihasikan adalah synthesizer modular. Pada tahun 1971 Moog Music mulai memproduksi Minimoog Model D dan merupakan salah satu synthesizer portabel yang relatif terjangkau pada masanya.
Salah satu pelanggan awal Moog Music adalah Wendy Carlos yang banyak memberikan masukan berharga untuk pengembangan Moog synthesizer lebih lanjut. Melalui keterlibatannya dalam musik elektronik, Moog menjalin hubungan dekat dengan artis seperti Don Buchla, Keith Emerson, Rick Wakeman, John Cage, Gerson Kingsley, Clara Rockmore, dan Pamelia Kurstin.
Kecuali Anda memiliki arah yang jelas, atau kebetulan sedang mencari semacam palu khusus di pintu toko perangkat keras berikutnya, akan ada hampir tidak ada cara bagi Anda untuk terjadi pada kantor Moog Musik. Satu-satunya petunjuk bahwa Anda sudah sampai adalah versi hampir mikroskopis logo akrab Dr Robert Moog yang menempel di pintu depan dan melihat apa yang terlihat menjadi Grammy nyata pada sisi lain dari kaca berwarna.
"Kami sudah di sini sejak Juli 1994," kata Moog. "Ruang ini sebenarnya terdiri dari dua teluk terpisah Kami menempati hanya satu teluk untuk tiga atau empat tahun pertama.."
'Ruang' Nya adalah workshop tidak ada yang terlalu rewel dalam balutan jelas industri Asheville, North Carolina, di mana ada beberapa tanda-tanda kehidupan di antara jalur kereta api ditinggalkan dan skrap meter logam. Kantor Moog kita lihat tidak seperti apa yang Anda harapkan. Tidak ada bit besar gigi modular tua yang tergeletak di sekitar ("Aku bukan seorang kolektor," tegas dia), tidak ada karyawan di bersih jas lab putih, dan Keith Emerson tidak dapat ditemukan berkeliaran di resepsi. Semuanya sangat bermanfaat dan jelas un-Stanley Kubrick.
The Moog tahun 68 sendiri, bagaimanapun, adalah sesuatu yang sama sekali berbeda. Dia datang untuk menemui saya di sebuah gerobak tua di keluarga yang dia dicat merak besar dengan rakyat yang rumit-seni berkembang. Rambut putih akrab liat masih dalam bukti, tapi dia tampak agak serius dan sibuk, seolah-olah pikirannya disibukkan dengan puluhan rincian menit. Yang dapat dimengerti, mengingat bahwa sudah waktu yang sangat sibuk untuk Moog dan rekan-rekannya. Pengiriman awal barunya Minimoog Voyager telah membuatnya cukup sibuk, dan pada awal tahun lalu, ia pernah ke Los Angeles untuk mengambil kedua penghargaan Grammy-nya untuk kontribusi teknis untuk bidang rekaman. Tapi perolehan kembali baru-baru ini merek dagang Moog, bagaimanapun, harus menjadi pengembangan yang paling signifikan dari 2002."Yah, sudah berlangsung selama tiga atau empat tahun. Ini adalah proses hukum yang panjang," katanya hati-hati. "Waktu ketika mengambil energi paling dan uang paling sekitar dua tahun yang lalu Apa yang terjadi tahun ini dan. Tahun lalu baru saja putusan itu. Anda lihat, tidak pernah ada gugatan. Saya harus menonton bahasa yang saya gunakan di sini Don Martin., yang adalah musuh utama saya dalam proses, dan saya menetap Sebagai bagian dari proses itu, banyak pengacara mendapat cukup beberapa kasus bir dari itu Atau sampanye! ... ".
Transisi yang melibatkan re-branding produk garis keturunannya dari Briar Big kembali ke Musik Moog untungnya tidak sulit. "Kami semacam meluncur ke bahwa aku telah menggunakan tanda tangan Bob Moog sebagai merek dagang bahkan sebelum penyelesaian,. Dan kami sebagai salah satu dari Moogerfooger lini produk kami, dan pada umumnya kebanyakan orang mengetahui tentang hubungan saya dengan perusahaan dan membangun Briar Big saya memutuskan. untuk mengubah nama perusahaan untuk Musik Moog dan menggunakan merek dagang Moog sebagai langkah terakhir. " Behind The Voyager
Pemasaran Produk Moog Music Manager Steve Dunnington telah bekerja dengan Dr Moog selama delapan tahun dan memainkan bagian penting dalam desain Voyager. "Saya membantu saluran umpan balik dari musisi Bob sehingga ia bisa memutuskan pada fitur terakhir," ia menjelaskan. "Saya memberikan kontribusi dan menyetujui ide-ide desain beberapa, tapi kebanyakan aku kagum waktu dan waktu lagi sebagai Bob dilakukan sihirnya dengan mereka sirkuit The Voyager memiliki suara penuh perasaan bahwa saya belum pernah mendengar di salah satu synthesizer analog maya di luar sana. Ini membuktikan tidak ada hal seperti suara Moog generik Anda harus memiliki synth dirancang oleh Bob untuk mendapatkan suara itu.. "
Steve juga menguraikan bagaimana filter terkenal Moog yang dipekerjakan dalam desain Voyager: "Kami memulai dengan filter Moog klasik, khususnya yang ada di MF101 Moogerfooger Filter ini dapat beralih antara suara Moog klasik (empat tiang, atau 24dB /. cutoff lereng oktaf) dan suara, terang lebih agresif (dua-kutub, atau 12dB/octave). Bob memiliki ide untuk menggunakan dua dari low-pass filter secara paralel, satu per channel output. Ini memberikan anda beberapa efek stereo liar ketika filter ditetapkan untuk frekuensi cutoff yang berbeda dengan kontrol Spasi, dan kemudian kontrol cutoff adalah menyapu. Kami menyukai itu, tapi banyak pelanggan ingin filter mode multi-juga. Kami memutuskan bahwa two-pole/four-pole yang saklar adalah diganti jika kita mengubahnya ke switch yang memungkinkan Anda untuk beralih antara low-pass filter ganda secara paralel dan filter high-pass dan low-pass secara seri. Kemampuan untuk memilih lereng cutoff dapat ditawarkan dalam perangkat lunak masa depan Dengan rilis kedua mode filter -. ganda low-pass dan high-pass/low-pass - Voyager menawarkan palet mencengangkan besar efek penyaringan ".
Voyager juga menawarkan stabilitas osilator membaik, baru modulasi busses didesain untuk meningkatkan rute modulasi dan sistem operasi MIDI-upgradeable, sementara Touchpad adalah salah satu fitur yang paling visual yang khas. Moog terutama hati dalam seleksi yang kontroler akan paling cocok untuk unit baru, Steve menjelaskan: "Kami melihat sejumlah pilihan untuk kontroler sentuh, dan Bob menetap di salah satu yang dipinjam dari desain yang ia lakukan tahun yang lalu untuk Briar Besar yang tidak pernah dirilis Mengukur posisi X dan Y dari jari pemain di permukaan, dan daerah yang jari atau penutup jari. Ini adalah pendekatan yang berbeda tetapi memungkinkan beberapa hal menarik terjadi.. Pertama-tama, itu seperti menyalakan tiga tombol-tombol yang berbeda secara bersamaan dengan ujung jari Anda Kedua, Anda dapat membuat tiba-tiba, perubahan seketika dalam timbre -.. sesuatu yang tidak bisa dilakukan dengan memutar tombol sebuah "
Maka dengan krisis identitas profesionalnya disortir, Moog dan karyawannya 14 atau lebih telah sibuk memeriksa komponen pada Voyager dan memastikan hal-hal yang up to spec. Contoh semi memusnahkan dari model Tanda tangan duduk di dekatnya seperti yang kita chatting, kayu ceri veneer dalam kontrak sekali dengan elektronik sebagian tumpah keluar dari belakang. Meskipun harga tinggi unit (segera menjadi versi Performer tersedia synth akan pergi untuk sekitar £ 4800), ke-600 diproduksi sudah benar-benar terjual habis.
"Barang kami adalah tidak murah," kata Moog tanpa malu-malu, "tapi itu tidak murah karena itulah berapa biaya untuk membangun hal-hal analog dengan kualitas yang kita buat Sebuah perusahaan perangkat lunak,. Dari sudut pandang bisnis, mampu untuk menempatkan persentase lebih besar dari pendapatannya ke pemasaran dari perusahaan hardware. Setelah Anda merancang sebuah software, pembuatan sebenarnya dari buku dan CD adalah kacang. Jadi, semakin Anda jual, keuntungan yang Anda buat dan kurva sangat curam. Bersama kami kurva tidak terlalu curam Kami menempatkan banyak rekayasa, tapi sekarang kami menempatkan banyak keahlian manufaktur ke dalamnya juga, dan banyak bahan berkualitas tinggi.. Kami tidak memiliki banyak tersisa untuk melakukan blitzes media. "
Ada sedikit menyangkal bahwa nama Moog sendiri telah dihasilkan cukup banyak kepentingan media yang diperlukan untuk menjual produk baru mahal. Seniman dari segala usia mengaku kasih sayang yang taat untuk pekerjaan Moog, untuk tingkat mana ELP Keyboard penyihir Keith Emerson pernah menyatakan ia kehilangan minat pada Moog-merek produk sekali manusia itu sendiri telah meninggalkan perusahaan pada akhir 70-an ("Apakah ia mengatakan bahwa Amazing!? "). Tapi di mana sekali Moog secara pribadi sangat petugas dengan kebutuhan dan permintaan pengguna serius seperti Emerson dan Wendy Carlos, tugas-tugas sekarang dilewatkan ke stafnya. "Untuk tahun lalu atau dua saya belum terlibat dengan yang banyak. Kami memiliki orang di perusahaan untuk itu, dan dari waktu ke waktu kami memiliki kunjungan dari artis, tapi itu bukan bagian utama dari kegiatan kami di sini . "
Memang seniman akan pada kesempatan masih mencari Moog keluar. Stereolab telah dikenal untuk muncul di kantor, dan Moog menyatakan bahwa ia masih dia terus membuka telinganya dengan kebutuhan basis pelanggan mengagumi nya. Tapi Moog jelas bahwa perusahaannya hanya tidak berencana untuk menyisipkan strategi pemasaran mereka di bagian belakang setiap musisi terkenal untuk menggeser unit lebih. "Jelas kita menerima panggilan dari mereka," katanya sambil tertawa, "dan mencoba untuk mengakomodasi apapun kebutuhan mereka. Ini tidak seperti kita mulai seperti perusahaan lain, di mana kita mulai dengan rencana pemasaran di mana kita akan memiliki seorang seniman, dan oh ... by the way, kita akan menjual x atau y Kami memiliki pendekatan yang berlawanan.. Kami adalah produsen yang mengkhususkan diri synthesizer, pada titik ini, dalam suara berkualitas tinggi analog dan desain produk kami menggunakan teknologi yang Kami berusaha. untuk mengakomodasi kedua mainstream, tinggi profil musisi dan musisi yang mungkin tidak begitu terlihat namun yang melakukan pekerjaan yang menarik dan dapat menyebabkan perluasan medium. "
Dan orang-orang "tinggi-profil" pembelian umumnya tidak cenderung untuk tetap dalam pikirannya. Dia tidak ingat apa-apa tentang menjual sistem Modular III untuk The Beatles atau Roger McGuinn dari Byrds, dan meskipun Moog adalah kadang-kadang berhubungan, sudah beberapa waktu karena dia menghasilkan sesuatu yang khusus untuk agar Wendy Carlos. Tapi mungkin itu terakhir Stadion Stones 'pesiar di seluruh Amerika untuk biaya isi ulang mereka yang jarred ingatannya satu unit diposting ke Mr Jagger di musim gugur 1968. "Dia tidak hanya membeli sistem modular besar, tetapi ia ingin mempelajarinya dan dia ingin kita untuk memasok seseorang untuk mengajarinya. Komposer di tempat tinggal yang bersama kita pada saat, Jonathan Weiss, pergi ke sana dan tinggal dengan Jagger selama lima minggu dan mengajarinya bagaimana menggunakan sistem Itu mengesankan.. "
Tapi tidak, bagaimanapun, mengesankan seperti suara dari Voyager baru. Ketika Moog plugs unit sebagian dirakit menjadi penguat kecil di dekatnya, patch pertama ia memiliki api sampai yang gemuruh low-end yang indah analog dari Model D asli Minimoog. Sebagai Moog mulai menelusuri jari telunjuk sekitar permukaan sentuhan tiga dimensi, suara mendapatkan filter virtual yang besar ditarik di sekitarnya, dan Anda dapat melihat sedikit kepuasan di wajah Moog ini. Dalam diskusi tentang asal konseptual instrumen, dia yakin bahwa Voyager adalah model terbaik-of-breed dia berharap untuk membangun.
"Dorongan utama di balik itu adalah untuk membangun monofonik, kinerja berorientasi synthesizer sebaik kita bisa, dengan semua teknologi yang telah ditemukan berguna oleh musisi hingga sekarang. Ia tidak melakukan segala sesuatu yang modular synthesizer dapat melakukan dan tidak melakukan segala sesuatu yang synthesizer digital dapat melakukannya. Melainkan adalah kelas yang cukup lengkap hal yang, bila digabungkan, memungkinkan musisi untuk memutar suara yang sangat menarik dengan banyak kontrol waktu nyata, yang membuatnya live performance yang baik instrumen. "
Dan dalam era ketika synths perangkat lunak yang memenangkan perhatian banyak pemain baru dan lama, kepentingan komersial awal dalam model Tanda tangan tampaknya menunjukkan penjualan yang menjanjikan untuk Performer tersebut. "Kami berharap itu adalah ada yang bisa memprediksi penjualan.. Anda bisa datang dengan harapan dan proyeksi, tapi kami berharap kehidupan produk ini berada di urutan Minimoog tersebut. Minimoog itu memiliki hidup tahun 11 atau 12. Dua atau tiga tahun adalah luar biasa, karena seperti industri fashion, di mana hal baru terbaru dan terbesar tiba-tiba gerhana apa yang membawa seseorang lima tahun untuk mengembangkan sebelum itu Jika saya bisa mengatakan demikian,. produk yang saya pribadi memiliki andil dalam merancang telah telah lebih lama dari rata-rata umur Sekarang hal-hal modular -... baik, jika kami masih membuat hari ini, kita masih akan menjualnya Theremin ini bahwa kita di diperkenalkan pada tahun 1996 adalah menjual juga sekarang seperti yang terjadi kemudian Itu luar biasa. Saya yakin bahwa yang terbesar dari produsen akan sangat senang untuk memiliki produk dengan umur Theremins Etherwave kami atau Moogerfoogers kami. "
Adapun masa depan, Moog menyebutkan bahwa dia terus didekati oleh perusahaan perangkat lunak untuk produk merek dengan namanya yang baru kembali menang. "Kami telah melihat teknologi perangkat lunak yang mereka mengusulkan untuk menggunakan, dan biasanya ada cukup perbedaan antara cara yang hal suara dan bekerja dan hal-hal yang saya buat di masa lalu bahwa kami memutuskan untuk tidak terlibat. Para satu pengecualian telah Pabrik Bom Dave Amels [Bom pendiri Pabrik]. dan saya mengerti hal yang sama. Ini salah satu hal itu adalah persahabatan dan kedua hal profesional yang tinggi. "
Jadi apa yang berikutnya untuk Moog Musik itu sendiri? Sudah ada pembicaraan tentang versi rackmounted dari Voyager, atau versi modular, tetapi ukuran operasi saat ini adalah salah satu pembatasan yang didominasi menyeluruh terhadap pembangunan. "Kami adalah sebuah perusahaan yang sangat kecil seperti yang Anda lihat, dan kita tidak bisa melakukan semuanya segera Kita hanya bisa melakukan satu hal pada suatu waktu juga.. Kami masih mengurus detail dari Voyager. Ini akan menjadi tahun depan sebelum kita mulai dalam bekerja sungguh-sungguh pada instrumen berikutnya. "
Dan jujur, sementara namanya sering membawa penghormatan tertentu ketika itu diucapkan di kalangan musik, di toko kecil keluar dari jalan dalam bayangan Pegunungan Smokey, Moog pandangan dirinya sendiri dan pekerjaannya sebagai tenaga kerja yang rendah hati warga lokal terhormat . "Zaman Warga Negara Asheville dilakukan sebuah artikel tentang penghargaan Grammy," katanya sambil tersenyum. "Dan dari artikel tersebut, kebanyakan orang di kota mengenal saya sebagai orang yang mendapat Grammy Tapi saya rasa musisi paling mengenal saya sebelum itu..