Minggu, 27 Oktober 2013

Naskah Drama Humor



*NASKAH DRAMA HUMOR *
Judul:Lutung ga pake Sarung (Lutung Kasarung)
Tokoh:Purbasari,Purbararang,Ratu Tapa Agung,Dayang,Si Utung/Dewa Guru Minda,Pangeran Indrajaya,dan Ni Ronde.
*Alkisah di sebuah kerajaan di tanah jawa tempo doeloe..hampirlah berlangsung upacara penyerahan      tahta..Ratu Tapa Agung merasa cukup uzur untuk memimpin kerajaannya..
EPISODE I
1.Ratu Tapa Agung : “Aku merasa sudah cukup tua untuk mengurus kerajaan ini.Aku merasa tidak sanggup lagi”.
2.Dayang : “Ratu masih kuat.Ratu masih strong.Ratu masih ROSA!!..ROSA..!!(Kaya iklan kuku bima)”
3.Ratu Tapa Agung : “Aku sudah mumet memikirkan konflik antara KPK (Komisi Pengamanan Kerajaan) dan FPB (Front Pasukan Berkuda)”.
4.Dayang : “Walapun kasus itu berlarut-larut,jangan membuat Baginda Ratu putus asa..Jangan menyerah..jangan menyerah..(Kaya lagune D’Masive)
5.Ratu Tapa Agung : “Dayang,aku tidak memiliki anak laki laki.Aku memiliki 2 anak putri.Antara Purbararang dan Purbasari,siapa yang pantas ku handalkan, bukan rayuan bukan pujian”
6.Dayang : “Tak ada keraguan saya untuk menjawab.Tentu saja Putri Purbasari,dia selalu juara satu di kelasnya,dia juga pandai memasak dan tidak suka pacaran.”
7.Ratu Tapa Agung :  “Kalau putriku Purbararang?”
8.Dayang : “Kalau Putri Purbarang,mengkhawatirkan sekali,sepanjang hari hanya on line,fesbukan terus sepanjang hari..parahnya suka gonta ganti cowok..”
9.Ratu : “Okelah kalo Beg..Beg..Begitu Dayang,panggilkan semua pejabat kerajaan,hari ini juga akan ku langsungkan upacara penyerahan tahta.”
*Menteri woro-woro mengumumkan ke seluruh penjuru kerajaan..
10.Menwor : “Woro-woro,di umumkan kepada semua pejabat kerajaan.Di harapkan segera memasuki ruang inti Istana Kerajaan!Secepatnya!Tinggalkan segala bentuk On Line!!Segeralah..!!Segeralah..!!!”
11.Ratu Tapa Agung : “Para Pejabat kerajaan yang berbahagia,hari ini aku akan meletakkan tahta kerajaan.Karena…Aku tak Sangguuup lagi…”(Lagunya Setia Band)
12.Dayang : “Karena ini adalah keinginan Ratu dari hati yang paling dalam,saya harap semuanya memakluminya”
13.Menwor : “Putri Purbasari diharapkan segera mempersiapkan tempat yang telah di sediakan”
*Semua bengong,karena yang dipanggil adalah Putri Purbasari,bukan Purbararang.
14.Purbasari : “Ibunda,mengapa saya yang dipanggil,bukannya Mbakyu Purbararang?”
15.Ratu Tapa Agung : “Karena pendapatku dan Dayang,kamulah yang layak menjadi Ratu,bukan kakakmu.Ananda,apakah kamu siap menerima tahta dari Ibunda?”
16.Purbasari : “Iya Ibunda,Okelah kalo begitu”
17.Menwor : “Upacara penyerahan tahta akan segera dilaksanakan,Paduka Ratu dan Putri di mohon segera mempersiapkan diri”
*Upacara penyerahan tahta segera dilangsungkan.Semua Rakyat bersorak sorai atas upacara penyerahan tahta tersebut.
18.Purbararang : “Hentikan!!Apa-apaan ini? Ibu,kenapa si kecil ini yang menerima tahta?,bukan aku..Ibu tidak adil.seharusnya anak pertamalah yang berhak memakai mahkota itu!”
19.Ratu Tapa Agung : “Tidak begitu anakku”
20.Purbararang : “Kerajaan ini pasti akan mendapatkan kutukan,karena tidak menjalankan aturan sebagaimana mestinya.”
21.Purbasari : “Iya,Ibunda seharusnya kakaklah yang menerima tahta ini,bukan aku.kakaklah yang pantas”
22.Ratu Tapa Agung : “Justru karena kemuliaan hatimu itu aku memilihmu anakku.Kau pasti akan menjadi pemimpin yang baik dan dicintai oleh rakyat nak.”
23.Purbasari : “Terima kasih Ibu.Ibu terlalu memuji,saya khawatir Ibu akan kecewa jika nanti saya tidak sesuai dengan harapan Ibu.”
24.Purbararang : “ Tunggu saja!!Pasti akan tiba saatnya,akan datang kutukan pada kerajaan ini!!!”
EPISODE II
*Purbararang mengajak tunangannya Pangeran Indrajaya menemui dukun santet number wahid,Ni Ronde untuk menyingkirkan Purbasari.
25.Purbararang : “Kangmas,aku sudah muak dengan Purbasari,aku akan buat perhitungan dengannya.”
26.Pangeran Indrajaya : “Buat perhitungan?kamu kan kalah pinter daripada dia??Masa mau buat perhitungan,jangankan perkalian,tambah-tambahan saja kamu kalah”
27.Purbararang : “Ganteng tapi oon,maksudku,aku akan membuat Purbasari sengsara,Akan ku buat dia menderita”
28.Pangeran Indrajaya : “Bagaimana caranya?Kamu ini jangan seperti itu to,sama adik sendiri kok mentolo?”
29.Purbararang : “Salah dia sendiri jadi penggantinya Ibu”
30.Pangeran Indrajaya : “Terus??”
31.Purbarang : “Makanya aku ajak kamu kesini”
32.Pangeran Indrajaya : “Rumah siapa ini?”
33.Purbararang : “Ni Ronde”
34.Pangeran Indrajaya : “Ooo,mau beli wedang ronde saja kok jauh-jauh kesini.Dekat rumahnya Pa Haji sulam kan ada”
35.Purbararang : “Huss,jaga mulutmu,ini rumahnya Ni Ronde,Dukun ampuh yang kondang kaloka yang mampu mengatasi masalah tanpa masalah.”
36.Pangeran Indrajaya : “Mau nyari buntutan?”
*Ujug ujug mak bedunduk Ni Ronde muncul dengan membawa laptop.
37.Ni Ronde : “Siapa yang ngomong ngawur tadi?”
38.Purbararang : “Maafkan kami Mbah,ini calon suami saya,tidak bermaksud menyepelekan Mbah.”
39.Ni Ronde : “Hati hati anak muda!Jaga bicaramu!Mulutmu Harimaumu..!!
40.Pangeran Indrajaya : “Nyuwun pangapunten Mbah Rondo,eh Mbah Ronde”
41.Purbararang : “Kami kesini mau anu Mbah…”
42.Ni Ronde : “Aku sudah tahu”
43.Purbararang : “Wah,hebat sekali Mbah ini,aku belum bilang apa-apa sudah tau..Wah hebat sekali!!!”
44.Ni Ronde : “Ya jelas,kalian kesini pasti mau anu.Masalahnya anunya itu apa?
45.Purbararang : “Begini Mbah..(Membisikan sesuatu kepada Ni Ronde)
46.Ni Ronde : “Ooo..gampaang.”(Ni Ronde membuka Laptopnya)
47.Pangeran Indrajaya : “Apa itu Mbah?”
48.Ni Ronde : “Katrok,barang kaya gini saja tidak tahu.Jadi anak muda mbok jangan gaptek,yang sudah tua saja tahu kok”
49.Purbararang : “Apa bisa Mbah? “
50.Ni Ronde : “Seiring dengan kemajuan jaman,perkembangan dan teknologi,Dunia perdukunan tidak boleh ketinggalan jaman.Justru dengan ini mantraku bisa lebih update gituloh”
51.Purbararang : “Terserah Mbah saja,bagaimana enaknya”
EPISODE III
*Purbasari bangun dari tidurnya..
52.Purbasari : “TIIDAAAAAKK….”
*Wajah Purbasari bentol-bentol tak karuan,terjadi kepanikan di keluarga kerajaan.Ratu Nampak mondar-mandir melihat kejadian aneh menimpa putrinya.semua pejabat kerajaan berkumpul)
53.Ratu Tapa Agung : “Ada apa dengan wajah putriku?Padahal selama ini kamu tidak alergi dengan apapun.Apa mungkin,kamu salah make up?”
54.Purbasari : “Tidak Ibunda.Aku juga tidak tahu”
55.Purbararang : “Pasti ini kutukan.Iya,kutukan,karena Ibunda tidak mengindahkan peringatan saya kemarin”
56.Ratu Tapa Agung: “Bagaimana Dayang?”
57.Dayang : “Maaf Ratu,saya juga tidak tahu.Gerangan apa yang membuat Tuan Putri seperti ini”
58.Purbararang : “Kalau tidak segera ditindak lanjuti,ini bisa menimbulkan aib dalam kerajaan ini,dan bisa menyebabkan Labilnya ekonomi yang tidak harmonisasiasi oleh kudeta keruntuhan.Karena kerajaan ini dipimpin oleh seseorang yang buruk rupa.APA KATA DUNIA??
59.Ratu Tapa Agung: “Ciyuss?Terus??”
60.Purbararang : “Satu-satunya cara hanyalah,Ibu harus mencabut keputusan kemarin dan menyerahkan tahta kerajaan kepadaku”
61.Ratu Tapa Agung : “Bagaimana Dayang?
62.Dayang : “Mungkin itu jalan yang terbaik”
63.Ratu Tapa Agung : “Bagaimana dengan Purbasari?”
64.Pangeran Indrajaya : “Kalau kita biarkan Putri Purbasari tetap berada di dalam istana ini,bisa-bisa semua keluarga kerajaan dan rakyat tertular virus mematikan yang belum ada obatnya itu”
65.Purbararang : “Mungkin dia terkena Flu Burung,atau mungkin Flu Babi…Jadi,kita bakar saja dia”
66.Dayang : “Itu terlalu keji.Mungkin,kita bawa dia ke tempat yang jauh dari pemukiman penduduk”
67.Pangeran Indrajaya : “Di asingkan??”
68.Purbararang : “Yah,keputusan yang bagus,aku juga kasihan sama dia .Masih muda tapi penyakitan.Makanya,mandi setiap hari..iiuuwwwhh kamseupay banget”
69.Purbasari : “Ibu…”(Menangis tersedu-sedu meratapi nasibnya)
*Purbasari kemudian di asingkan ke hutan.Dia di antar oleh sang Dayang.Dayang dengan baik hati membuatkan gubuk kecil untuk tempat berteduh Purbasari..
EPISODE IV
70.Dayang : “Tuan Putri,maafkan saya,saya tidak bisa berbuat banyak,dan hanya inilah yang dapat saya lakukan untuk membantu Tuan Putri”
71.Purbasari : “Ini semua sudah lebih dari cukup Ibu Dayang.Terima kasih atas semuanya”
72.Dayang : “Tuan Putri,ijinkan saya untuk kembali ke istina.karena dikejar deadline..kalau ada apa-apa jangan lupa BBM saya ya..
73.Purbasari : “Silahkan Ibu Dayang”
*Dayang istana meninggalkan Purbasari sendirian,awalnya dia merasa kesepian.Waktu berlalu dan berjalan.Dia memiliki banyak teman,tetapi bukan manusia,tetapi bangsa binatang.Di kerajaan,Purbararang memerintah kerajaan dengan sangat angkuh.Ratu Tapa Agung semakin tua dan sakit-sakitan dan merasakan penderitaan putri tercintanya Purbasari.
*Di Tempat lain,tepatnya di kahyangan.Ada seorang Dewa muda yang tampan yang bernama Guru Minda telah melakukan kesalahan sehingga di kutuk turun kebumi oleh Dewa Senior.Tetapi tidak dalam wujud manusia,yaitu dalam wujud Lutung.yang kemudian di panggil Si Utung.Si Utung bergelayutan kesan kemari.Hingga pada suatu hari,dia melihat seorang Putri yang begitu cantik sedang mandi di sungai.dia ngintip.Waktu Purbasari mandi,selendangnya di curi si Utung.
74.Purbasari : “Aduh Rese banget siapa sih yang ngambil selendangku?Si Ikan,dia mana mungkin bisa..Tooloong,toloong Siapa yang mencuri selendangku?ngaku aja lah.Lagian siapa manusia yang mau menghuni hutan kecuali aku.Sayembara-sayembara.siapa yang mengembalikan selendangku,kalau perempuan,akan ku jadikan saudara,kalau laki-laki,akan ku jadikan suami..tapi kalo kakek-kakek..hhehee sory-sory aje ye silahkan ambil aja selendangnya masih ada daun pisang ko..
*Ceritanya jadi ngelantur nich..ko kaya jaka tarub aja.ya udahlah,kita saksikan saja cerita berikutnya.
   Tiba-tiba,Si Utung mengembalikan selendang purbasari.
   Waktu berlalu,hubungan antara Purbasari dan Si Utung semakin akrab.
*Sementara itu,di kerajaan ke angkara murkaan semakin merajalela.Purbararang semakin bertindak sewenang-wenang.Semua rakyatnya hanya fesbukan sepanjang hari,karena di berlakukan tarif -gratis.Pornografi pun merajalela.Kafe mesum berdiri dimana-mana.Semuanya jadi kacau balau.Hal ini menimbulkan kecemasan di hati Ratu Tapa Agung.
75.Ratu Tapa Agung : “Dayang,aku semakin tak mengerti dengan semua yang telah di lakukan Purbararang,Kerajaan jadi kacau balau.Oh iya Dayang,kamu sudah menjenguk Purbasari belum?”
76.Dayang : “Belum Bgainda Ratu,Sejak Lebaran 2 tahun yang lalu..”
77.Ratu Tapa Agung : “Tolong kamu jenguk dia,mungkin dia membutuhkan bantuan”
78.Dayang : “Kapan Baginda Ratu?”
79.Ratu Tapa Agung : “Tahun depan!Ya sekarang!Dan,bawa pulang”
*Akhirnya Dayang pun berangkat menjenguk purbasari.
EPISODE V
*Sementara itu ada kejadian tak terduga di hutan,saat putri hendak mandi.
80.Si Utung : “Kasian sekali gadis itu,ia pasti sangat cantik jika kulitnya tidak bentol-bentol seperti itu.Dan sepertinya,ada yang tidak wajar pada penyakit gadis ini.Aku harus menolongnya”
*Purbasari kemudian menuju sungai untuk mandi,tiba-tiba terdengar suara dari langit.
“Purbasari,sebelum kamu mengerjakan apapun berdoalah.sebelum kamu makan,berdoalah.sebelum kamu bekerja,berdoalah.sekarang kamu mandi,berdoalah.semoga itu bisa menyembuhkan semua penyakitmu”
*Purbasari mencoba mencari darimana asal suara itu.kemudian dia memulai mandi dengan membaca..
81.Purbasari : “Bismillahirrohmaannirrokhim..”
*Akhirnya keajaiban pun datang,semua bentol-bentol di kulit Purbasari pun amblas,lenyap tiada tersisa..kecantikan pun terpancar..
82.Purbasari : “Alhamdulillah..Terima kasih Tuhan..”

*Kemudian Purbasari menemui Si Utung dan bercanda bersama sebagai wujud rasa syukurnya,Dari kejauhan Nampak Dayang datang.Dayang pun terkejut melihat penampilan baru Purbasari.

83.Dayang : “Tuan Putri..??Tuan Putri sudah sembuh sekarang.Tuan Putri cantik sekali hari ini”
84.Purbasari : “Iya Dayang.By the way.ada urusan apa Dayang datang kesini?Apakah keadaan Ibunda baik-baik saja?Apakah keadaan Kerajaan juga baik-baik saja?
85.Dayang : “Saya datang kesini atas perintah Ibunda Tuan Putri.Beliau sakit-sakitan,beliau sangat mencemaskan Tuan Putri,Semenjak Tuan Putri di Usir dari kerajaan.Keadaan Kerajaan pun kacau balau”
86.Purbasari : “Terus sumpeh loh??”
87.Dayang : “Baginda Ratu berharap,Tuan Putri berkenan untuk kembali ke istana”
88.Purbasari : “Apakah mereka akan menerima ku?,terutama kakakku.Sebenarnya aku kerasan di sini.Aku juga banyak teman di sini.Tetapi aku kangen banget dengan Nasi goreng di depan Istana.Okelah aku akan ikut ke Istana”
*Si Utung pun tertunduk lesu mendengarkan kalimat itu.dia merasa kecewa.
89.Purbasari : “Kenapa Tung?Kamu kecewa dengan ku?Woles bro,aku kan mengajakmu ke Istana.aku dulu pernah berjanji,siapapun yang mengembalikan selendangku,akan ku jadikan pendamping hidup ku.akan ku penuhi janji itu..”

EPISODE VI (Terakhir)
*Akhirnya mereka bertiga kembali ke istana.Semua penghuni Kerajaan bersorak sorai melihat kepulangan Putri Purbasari dari hutan belantara.
 Setibanya di Istana Putri Purbararang khawatir posisinya akan terancam.Ia tahu bahwa sebagian besar pejabat istana dan juga rakyat tidak menyukainya.mereka dengan senang hati akan memintanya mundurutnuk di gantikan adiknya.Setelah berpikir sangat keras,akhirnya Putri Purbararang meminta untuk di adakan sayembara.
Pemenangnya akan menerima tampuk kerajaan sedangkan yang kalah harus siap di hukum pancung.
90.Purbararang : “Akhirnya kamu kembali ke istana..tapi jangan senang dulu..sebelum kamu bisa menggantikan posisiku,Aku ingin mengajakmu bertanding..pasangan mana yang paling ganteng..yang menang akan menjadi Ratu Kerajaan dan yang kalah harus siap di hukum pancung..hahaha(sambil melirik ke Pangeran Indrajaya)
91.Ratu Tapa Agung : “Ya Allah tolongin BAIM Ya Allah..eh..salah Ya Allah tolonglah anak ku Purbasari .
92.Purbasari : “Aku yakin aku menang karna aku sangat tulus mencintai Si Utung.
93.Purbararang : “Hahahaha..mana mungkin..
*BLLARRR JEEDDERR JEBBREET…suara petir menggelegar..tiba-tiba Si Utung berubah menjadi Pemuda yang sangat gagah dan tampan..
94.Si Utung/Dewa Guru Minda : “Purbasari karena cinta mu yang tulus aku kembali ke wujudku..Terima kasih..”
95.Dayang : “Wahhh..Ganteng banget..”
96.Ratu Tapa Agung : “Jadi pemenangnya adalah Purbasari..”
97.Purbararang : “Apa??tititidak mungkin..Ibunda..(Menangis)
98.Purbasari : “Sudahlah jangan menghukum kakakku..Aku sudah memaafkannya..”
99.Purbararang : “Terima kasih Adikku..kamu memang pantas menjadi Ratu di Kerajaan..maafkanlah semua kesalahan-kesalahanku..(Berpelukan dengan Purbasari)
*Akhirnya Purbasari di angkat menjadi Ratu di kerajaan dan Purbararang menikah dengan Pangeran Indrajaya..Purbasari pun menikah dengan Si Utung atau Dewa Guru Minda..dan Mereka bersama Rakyatpun Hidup Bahagia Selamanya..tapi Ni Ronde masih bingung karena dia lupa kata sandi akun Facebooknya.. (The End..)

Kamis, 24 Oktober 2013


Mungkin tak banyak yang tahu bahwa salah satu pul sepatu Evan Dimas Darmono sebenarnya copot ketika dia memborong tiga gol Indonesia ke gawang Korea Selatan di kualifikasi Piala AFC U-19 grup G di Jakarta (12/10) lalu. Itulah salah satu cerita yang dibawa Evan sebagai "oleh-oleh" kala berkunjung ke kantor redaksi Jawa Pos tadi malam. Berikut wawancara lengkap dengan kapten timnas U-19 Indonesia itu:

Bagaimana rasanya meraih dua kesuksesan beruntun: juara Piala AFF U-19 dan lolos ke putaran final Piala AFC U-19?

Bersyukur dan sangat bangga dengan apa yang telah kami capai. Ini berkat kerja sama serta kemauan keras semua teman-teman saya yang ada di timnas (U-19). Bagi saya, ini bukan prestasi kami yang ada di timnas, tapi prestasi sepak bola Indonesia dan bangsa ini sendiri.

Apa kunci kemenangan kalian atas Korsel yang notabene juara bertahan?

Kuncinya hanya ada pada keyakinan. Sebelum bertanding, saya bilang ke teman-teman, buat apa kami semua latihan keras sejak kecil sampai sekarang tapi tidak yakin dengan kekuatan diri sendiri. Mungkin pesan itu yang membuat kami bisa lebih kompak dan bermain bagus dan akhirnya bisa menang.

Jadi, kamu bisa mencetak tiga gol ke gawang Korsel juga berkat keyakinan itu?

Benar, karena keyakinan untuk menang sangat besar, apalagi pertandingan berlangsung di Indonesia. Padahal, saat pertandingan melawan Korea itu, pul sepatu sebelah kanan saya lepas dua biji di babak pertama. Tapi, karena semangat dan yakin akan menang saya hajar terus dan akhirnya bisa mencetak tiga gol.

"Ritual" kamu sebelum bertanding biasanya apa?

Minta doa restu orang tua adalah yang paling utama. Beberapa saat sebelum pertandingan saya pasti menelpon ibu saya dirumah, minta doa restu agar diberikan keselamatan selama pertandingan dan bisa memberikan yang terbaik bagi tim. Yang pasti, setelah meminta restu dari orag tua, terutama ibu, saya merasa lebih percaya diri dan yakin untuk bermain.

Banyak yang bilang kalian adalah generasi emas-nya Indonesia. Menurut kamu, bagaimana caranya agar tim ini bisa terjaga sampai ke level senior?

Semua pemain harus dikumpulkan dan menjalani program latihan terpadu bersama-sama. Karena dengan begitu pengawasan dan evaluasi kepada tim bisa maksimal. Selain itu, saya melihat tim ini butuh jam terbang di level internasional agar mental kami bisa lebih bagus lagi. Lihat saja bagaimana permainan Korea dan Vietnam selama kualifikasi kemarin, mereka bisa bermain sebagus dan secermat itu karena sudah latihan bersama sejak lama dan memiliki pengalaman internasional yang cukup tinggi.

Bagaimana rasanya menjadi terkenal seperti sekarang ini?

Kami tidak mau terlena dan terbuai dengan semua itu. Toh apa yang kami raih selama ini belum ada apa-apanya. Perjuangan kami masih jauh dan masih butuh proses yang panjang. Semua pemain yang ada di timnas sudah bertekad untuk tetap ingat dengan niat awal, membawa Indonesia menjadi juara. Dan, untuk meraih itu, jalannya hanya satu latihan keras.

Teman-teman setimmu banyak yang diganjar bonus besar dari kepala daerah masing-masing. Nggak iri?

Saya sih nggak memikirkan itu, Mas. Sama sekali nggak iri. Kalau nantinya dapat ya disyukuri, kalau nggak ya nggak masalah. Fokus saya cuma bagaimana main bola sebaik-baiknya.

Sebagai kapten, bagaimana cara kamu menjaga kekompakan tim?

Kebetulan semua pemain yang ada di timnas rata-rata asik-asik, semuanya tukang jahil dan punya selera humor yang tinggi. Itu yang membuat kami cepat akrab dan kompak kalau sudah di dalam lapangan. Saya kangen dan ingin segera berkumpul dengan mereka lagi.

Bagaimana kamu melihat kondisi sepak bola Indonesia saat ini?

Sebagai pemain yang masih baru, saya hanya berharap kompetisi Indonesia bisa normal kembali. Sudah saatnya semua energi yang ada harus dimaksimalkan untuk membawa Indonesia berprestasi di level Internasional. Kasihan, kalau gontok-gontokan terus, para pemain malah yang jadi korban.

Apa pesanmu untuk perkembangan sepak bola usia dini di Indonesia?

Untuk masalah pembinaan, lebih baik generasi sekarang mulai diajarkan dengan metode sepak bola yang benar dan sistematis. Kalau itu sudah terlewati dengan benar, maka kualitas pemain juga pasti bagus. Selain itu, tidak perlu ada tindakan pencurian umur di level usia dini, karena itu akan menggangu karir mereka di level senior. (dik/ttg)


Ekspor tekstil dan produk tekstil tertinggi kedua
Industri Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) nasional masih memegang peran strategis dalam mendorong pertumbuhan perekonomian nasional. Tercatat, nilai ekspor industri TPT hingga Agustus ini mencapai USD 8,6 miliar atau naik 1,7 persen dibanding periode sama tahun lalu.
Itu merupakan nilai ekspor tertinggi kedua di kelompok manufaktur. Hingga akhir tahun ini ekspor TPT Indonesia diperkirakan dapat mencapai USD 12,9 miliar.
"Ditengah perekonomian Indonesia yang tengah defisit, industri TPT masih berada pada posisi surplus. Hingga Agustus saja, surplus perdagangan TPT masih berada pada kisaran USD 3,9 miliar," ujar Ketua Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API), Ade Sudrajat, saat konferensi pers, di Jakarta, Jumat (18/10).
Menurutnya, kemampuan industri TPT dalam menyerap tenaga kerja mampu mereduksi tingkat pengangguran secara nasional. Dengan kata lain, industri ini telah berperan secara efektif sebagai jaring pengaman sosial.
"Sebagai light industry, TPT juga mampu menjadi lokomotif dalam melakukan penetrasi di pasar-pasar non tradisional dan mendorong pertumbuhan di daerah-daerah yang menjadi basis industri," jelasnya.
Ke depannya, API telah menyiapkan program kerja maupun rekomendasi kepada pemerintah untuk menyongsong 2014. Itu diharapkan dapat memacu pertumbuhan industri TPT Indonesia.

Menikmati sajian 'tahu hangat' khas Myanmar

Seperti halnya Indonesia, Myanmar adalah salah satu negara yang tergabung dalam kawasan Asia Tenggara. Negara yang juga kerap disebut Burma ini dikenal luas dengan destinasi wisatanya yang indah serta kekayaan kuliner yang patut dicoba.

Nah, kali ini kita akan membahas tentang hto-hpu nwe. Dari namanya kok agak aneh ya?! Hto-hpu nwe, jika diterjemahkan secara harfiah berarti tahu hangat. Kuliner unik ini memiliki keterikatan budaya dengan etnis Shan di Myanmar utara. Menariknya, hidangan ini tidak benar-benar dibuat dari tahu, melainkan bubur kental yang terbuat dari tepung kacang Arab.

Bagian atas hto-hpu nwe diberi sesuatu yang berwarna kuning, dan disusun tepat di atas mi beras serta potongan daging ayam atau babi yang telah diasinkan. Sebagai pelengkap, hto-hpu nwe diberi minyak cabai, kuah kaldu, dan acar sayuran.

Usut punya usut, sajian unik ala Myanmar ini memiliki cita rasa gurih. Hmmm... Mungkin rasanya hampir mirip dengan bubur ayam versi Indonesia.


Pembangunan Rumah Susun Deret

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo merencanakan membuat rumah deret susun di bantaran Kali Ciliwung guna mengatasi banjir di kawasan tersebut. Banyak kalangan melihat, rencana tersebut masih memerlukan kajian lebih mendalam lagi.

Berikut hasil wawancara melalui telefon dengan Rudy Parluhutan Tambunan, Pengamat Tata Kota dan Tata Lingkungan DKI Jakarta.

Bagaimana menurut Bapak mengenai rumah deret yang akan dibuat oleh Jokowi?

menurut saya, konsep ini sangat bagus untuk hunian masyarakat yang berada di bantaran kali/sungai. Pembangunan ini akan berlangsung pada tahun 2013 apabila APBN sudah keluar dan tersedia, jadi rencana ini bisa segera dibuat.

Apakah rencana ini sesuai dengan konsep tata ruang?

Kalau bicarakan soal konsepnya sesuai atau tidak, kita kembali lagi bicarakan mengenai RDTR. semua rencana kegiatan yang akan dilakukan harus sesuai dengan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR), setelah RDTR sudah setuju dengan rencana ini maka bicarakan kembali kepada Dinas Perumahan DKI Jakarta untuk segera mengalokasikannya.

Jika rencana ini dapat teralokasikan, lalu bagaimana keadaan rumah masyarakat di sekitar kali?

Mekanismenya sedang dalam pembahasan, tapi nantinya masyarakat akan tetap tinggal di lokasi yang dulunya mereka huni namun dengan bangunan baru, rumah yang baru akan menghadap ke kali agar masyarak malu dan segan untuk membuang sampah ke kali dan nantinya juga akan dibangun taman untuk penghijauan di daerah rumah deret tersebut.

Bagaimana dengan keadaan tanahnya, apakah tidak akan ada sengketa lahan?

sebelumnya pasti kita akan melihat dahulu dari aspek pertanahan, apakah ini tanah pemerintah atau tanah adat setempat, jika tanah pemerintah maka harus dicari secara legalitasnya dan apabila tanah adat setempat maka masyarakat akan diminta persetujuannya untuk membangun rumah deret tersebut.

Apakah rumah deret ini nantinya akan layak huni untuk masyarakat?

pembuatan rumah ini harus sesuai dengan konsep pertanahan dan pekerjaan umum, apabila bangunan di bawah garis sempadan sungai maka rumah itu tidak layak huni, jadi rumah yang layak huni itu haruslah sesuai dengan garis sempadan sungai. hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 63 Tahun 1993 tentang Garis Sempadan Sungai, Daerah Manfaat Sungai, Daerah Penguasaan Sungai dan Daerah Bekas Sungai.  (ahm)

Secangkir kopi ampuh untuk memerangi kanker hati

Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal American Gastroenterological Association menyebutkan bahwa kopi dapat mengurangi resiko kanker hati.

Lebih lanjut, seperti dilansir dari redorbit.com menyebutkan bahwa kopi dapat mengurangi resiko karsinoma hepatoseluler (HCC) atau kanker hati sekitar 40%. Faktor yang menyebabkan kopi dapat mengurangi kanker hati adalah karena kopi akan menurunkan kadar gula darah dalam tubuh seseorang. Kadar gula darah yang tinggi adalah penyebab dari penyakit kanker hati.

Selain disebabkan karena diabetes, kanker hati dapat disebabkan oleh penyakit hepatitis dan minuman beralkohol. Oleh karena itu vaksinasi hepatitis dan pengurangan minum minuman beralkohol dapat mengurangi resiko penyakit ini.

Gejala umum dari kanker hati adalah kelelahan, hilangnya nafsu makan, gangguan menstruasi, dan impotensi. Dalam stadium akhir kanker ini, kulit dapat berubah menjadi kuning yang disebabkan oleh penumpukan pigmen bio.

Kanker hati adalah kanker keenam yang paling umum terjadi dan menjadi kanker nomor tiga yang mematikan.
PEMBUKAAN
Selamat pagi pemirsa, kembali bersama saya Risma Ayu Yulianti dan rekan saya Dewi di acara Seputar Indonesia, untuk mengabarkan berita- berita yang teraktual tajam dan terpercaya, yang kami rangkum dalam Seputar Indonesia pagi ini.
ISI
POHON TUMBANG AKIBAT HUJAN DERAS
Pada hari rabu, 12 Agustus 2009, hujan deras yang disertai angina kencang telah menumbangkan sebuah pohon yang cukup besar.
Pohon tersebut tepatnya telah menutup jalur busway yang berada di Jl. Sisingamangaraja Jakarta Selatan. Sehingga Bus Trans Jakarta dari arah CSW menuju Bundaran Senayan terpaksa melewati jalan umum.
Menurut warga setempat kejadian ini terjadi tepatnya pada pukul 15.10 WIB hingga menimbulkan kemacetan yang luar biasa. Kejadian ini tidak merenggut korban jiwa.
PENUTUP
Berita tadi menutup acara Seputar Indonesia pagi ini. Saya Risma Ayu Yulianti dan rekan saya Dewi mengucapkan terimakasih dan sampai jumpa.


 : NASKAH PEMBAWA ACARA
Selamat sore pemirsa. Reportase Sore kembali menemani anda dengan berita-berita terbaru, terhangat, dan teraktual bersama saya Bintang Ayu, Senin, 7 November 2011.
Kematian satwa koleksi Kebun Binatang Surabaya (KBS) yang masih saja terjadi akhir-akhir ini bisa berujung pada penutupan Kebun Binatang Surabaya yang berdiri sejak 31 Agustus 1916 ini. Selain itu, faktor lain yang dapat menyebabkan penutupan KBS adalah kisruh terkait status pengelolaan KBS belum menemukan titik penyelesaiannya.
Untuk informasi selengkapnya akan disampaikan oleh rekan saya Zahrania yang sudah berada di Kebun Binatang Surabaya. “Baik rekan Zahra silahkan menyampaikan informasi yang anda dapat.”
Zahrania :
Terima kasih rekan Bintang. Pemirsa, sekarang saya sudah berada di Kebun Binatang Surabaya yang bertempat di Jl. Setail no. 1 Surabaya.
Saya akan menyampaikan informasi yang saya dapat dari hasil wawancara dengan Bapak Sukadi selaku pengurus KBS.
Ternyata faktor penyebab terjadinya kematian satwa-satwa KBS adalah :
  • Tidak sehatnya kondisi lingkungan dan tempat tinggal satwa yang kurang memadai
  • Perawatan dan penanganan terhadap satwa-satwa yang kurang maksimal
Hal-hal tersebut terjadi karena menejemen yang kurang profesional dan adanya pertikaian antar pengurus.
Dalam kurun waktu 2009-2010 sedikitnya 548 ekor satwa mati, antara lain : macan tutul, kanguru, buaya, rusa, dan singa. Pada bulan Februari  2010, Kementrian Kehutanan mengambil alih pengelolaan KBS dengan menunjuk Tim Pengelola Sementara (TPS)  dan pada bulan April 2011 lalu, Walikota Surabaya menyampaikan keinginannya untuk mengelola KBS tetapi masih dalam pertimbangan pihak KBS.
Solusi sementara dari Balai Konservasi SDA Jatim yaitu akan mengosongkan KBS. Caranya dengan memindahkan sementara satwa-satwa yang sehat untuk menghindarkan dari kondisi lingkungan yang tidak sehat bagi kesejahteraan binatang sedangkan satwa-satwa yang kondisinya rawan dan berpenyakit tetap berada di KBS.
Demikian informasi yang dapat saya sampaikan. Zahrania Marsha dan Rino Christian melaporkan.

Bintang :
Terima kasih rekan Zahra. Semoga KBS segara mendapatkan penanganan lebih lanjut dari pemerintah. Berita selanjutnya adalah longsor yang terjadi pada tanggal 6 November 2011 di daerah Temanggung pukul 17.00 waktu setempat. Bencana ini menewaskan 4 orang dan 2 korban luka.
Untuk mengetahui raingkaian kejadiannya secara langsung, rekan saya Zahrania akan mewawancarai salah seorang saksi mata yang berada di tempat kejadian pada saat itu. “Rekan Zahra, silahkan menyampaikan informasi yang anda dapat.”
Zahrania :
Baik, sekarang saya sudah berada di Dusun Cebong, Desa Gandok, Kecamatan Kaloran, Temanggung.
Telah terjadi bencana longsor tepatnya di tebing sungai Kedung Manak yang menewaskan 4 orang dan 2 korban luka. Dapat dilihat dibelakang saya ada sekelompok warga yang mencari korban tebing longsor di sungai Kedung Manak ini. Disamping saya ada Bapak Wahyu Setiawan, saksi mata kejadian longsor ini. Untuk mengetahui informasi selengkapnya saya akan mewawancarai beliau.
Z : Maaf pak, permisi. Saya ingin mewawancarai bapak seputar kejadian longsor ini.
W : Oh iya mbak, silahkan.
Z : Aktivitas apa yang dilakukan warga di sungai Kedung Manak ini sebelum longsor terjadi?
W : Kemarin, ada 28 orang yang sedang memancing di sungai ini. Cuaca cerah saat itu. Menjelang senja, beberapa orang mulai meninggalkan sungai.
Z : Apakah bapak ikut memancing juga di sungai itu?
W : Tidak. Saya hanya duduk di pinggir sungai dan melihat mereka.
Z : Lalu, bagaimana kronologis kejadiannya pak?
W : Setelah tinggal beberapa orang di  sungai ini, sekitar 5 menit kemudian tiba-tiba tebing setinggi 30 meter disana ambruk. 4 orang yang berada tepat dibawah tebing tersebut langsung tertimbun. 2 orang yang berada tak jauh dari lokasi kejadian terkena serpihan reruntuhan sehingga terluka parah. Sedangkan saya refleks lari menjauh.
Z : Setelah kejadian longsor itu apakah bapak langsung menolong korban?
W : Saya tidak bisa berbuat banyak, jadi saya memutuskan untuk mengabarkan kejadian tersebut pada warga. Setelah itu, saya dan warga kampung mengevakuasi korban luka dan membawanya ke RSUD Djojonegoro.
Z : Baik, terima kasih bapak Wahyu atas waktu dan informasi yang diberikan.
Demikian wawancara langsung di tempat kejadian. Zahrania Marsha dan Rino Christian melaporkan.
Bintang :
Teriam kasih rekan Zahra atas informasinya. Demikian Reportase Sore pada hari ini. Nantikan berita-berita lainnya di Reportase selanjutnya. Kami segenap kru dan karyawan mengucapkan “Selamat Idul Adha” bagi anda yang merayakannya. Mohon maaf bila ada kesalahan dan sampai jumpa.


Ekspor tekstil dan produk tekstil tertinggi kedua
Industri Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) nasional masih memegang peran strategis dalam mendorong pertumbuhan perekonomian nasional. Tercatat, nilai ekspor industri TPT hingga Agustus ini mencapai USD 8,6 miliar atau naik 1,7 persen dibanding periode sama tahun lalu.
Itu merupakan nilai ekspor tertinggi kedua di kelompok manufaktur. Hingga akhir tahun ini ekspor TPT Indonesia diperkirakan dapat mencapai USD 12,9 miliar.
"Ditengah perekonomian Indonesia yang tengah defisit, industri TPT masih berada pada posisi surplus. Hingga Agustus saja, surplus perdagangan TPT masih berada pada kisaran USD 3,9 miliar," ujar Ketua Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API), Ade Sudrajat, saat konferensi pers, di Jakarta, Jumat (18/10).
Menurutnya, kemampuan industri TPT dalam menyerap tenaga kerja mampu mereduksi tingkat pengangguran secara nasional. Dengan kata lain, industri ini telah berperan secara efektif sebagai jaring pengaman sosial.
"Sebagai light industry, TPT juga mampu menjadi lokomotif dalam melakukan penetrasi di pasar-pasar non tradisional dan mendorong pertumbuhan di daerah-daerah yang menjadi basis industri," jelasnya.
Ke depannya, API telah menyiapkan program kerja maupun rekomendasi kepada pemerintah untuk menyongsong 2014. Itu diharapkan dapat memacu pertumbuhan industri TPT Indonesia.

Menikmati sajian 'tahu hangat' khas Myanmar

Seperti halnya Indonesia, Myanmar adalah salah satu negara yang tergabung dalam kawasan Asia Tenggara. Negara yang juga kerap disebut Burma ini dikenal luas dengan destinasi wisatanya yang indah serta kekayaan kuliner yang patut dicoba.

Nah, kali ini kita akan membahas tentang hto-hpu nwe. Dari namanya kok agak aneh ya?! Hto-hpu nwe, jika diterjemahkan secara harfiah berarti tahu hangat. Kuliner unik ini memiliki keterikatan budaya dengan etnis Shan di Myanmar utara. Menariknya, hidangan ini tidak benar-benar dibuat dari tahu, melainkan bubur kental yang terbuat dari tepung kacang Arab.

Bagian atas hto-hpu nwe diberi sesuatu yang berwarna kuning, dan disusun tepat di atas mi beras serta potongan daging ayam atau babi yang telah diasinkan. Sebagai pelengkap, hto-hpu nwe diberi minyak cabai, kuah kaldu, dan acar sayuran.

Usut punya usut, sajian unik ala Myanmar ini memiliki cita rasa gurih. Hmmm... Mungkin rasanya hampir mirip dengan bubur ayam versi Indonesia.


Pembangunan Rumah Susun Deret

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo merencanakan membuat rumah deret susun di bantaran Kali Ciliwung guna mengatasi banjir di kawasan tersebut. Banyak kalangan melihat, rencana tersebut masih memerlukan kajian lebih mendalam lagi.

Berikut hasil wawancara melalui telefon dengan Rudy Parluhutan Tambunan, Pengamat Tata Kota dan Tata Lingkungan DKI Jakarta.

Bagaimana menurut Bapak mengenai rumah deret yang akan dibuat oleh Jokowi?

menurut saya, konsep ini sangat bagus untuk hunian masyarakat yang berada di bantaran kali/sungai. Pembangunan ini akan berlangsung pada tahun 2013 apabila APBN sudah keluar dan tersedia, jadi rencana ini bisa segera dibuat.

Apakah rencana ini sesuai dengan konsep tata ruang?

Kalau bicarakan soal konsepnya sesuai atau tidak, kita kembali lagi bicarakan mengenai RDTR. semua rencana kegiatan yang akan dilakukan harus sesuai dengan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR), setelah RDTR sudah setuju dengan rencana ini maka bicarakan kembali kepada Dinas Perumahan DKI Jakarta untuk segera mengalokasikannya.

Jika rencana ini dapat teralokasikan, lalu bagaimana keadaan rumah masyarakat di sekitar kali?

Mekanismenya sedang dalam pembahasan, tapi nantinya masyarakat akan tetap tinggal di lokasi yang dulunya mereka huni namun dengan bangunan baru, rumah yang baru akan menghadap ke kali agar masyarak malu dan segan untuk membuang sampah ke kali dan nantinya juga akan dibangun taman untuk penghijauan di daerah rumah deret tersebut.

Bagaimana dengan keadaan tanahnya, apakah tidak akan ada sengketa lahan?

sebelumnya pasti kita akan melihat dahulu dari aspek pertanahan, apakah ini tanah pemerintah atau tanah adat setempat, jika tanah pemerintah maka harus dicari secara legalitasnya dan apabila tanah adat setempat maka masyarakat akan diminta persetujuannya untuk membangun rumah deret tersebut.

Apakah rumah deret ini nantinya akan layak huni untuk masyarakat?

pembuatan rumah ini harus sesuai dengan konsep pertanahan dan pekerjaan umum, apabila bangunan di bawah garis sempadan sungai maka rumah itu tidak layak huni, jadi rumah yang layak huni itu haruslah sesuai dengan garis sempadan sungai. hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 63 Tahun 1993 tentang Garis Sempadan Sungai, Daerah Manfaat Sungai, Daerah Penguasaan Sungai dan Daerah Bekas Sungai.  (ahm)

Secangkir kopi ampuh untuk memerangi kanker hati

Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal American Gastroenterological Association menyebutkan bahwa kopi dapat mengurangi resiko kanker hati.

Lebih lanjut, seperti dilansir dari redorbit.com menyebutkan bahwa kopi dapat mengurangi resiko karsinoma hepatoseluler (HCC) atau kanker hati sekitar 40%. Faktor yang menyebabkan kopi dapat mengurangi kanker hati adalah karena kopi akan menurunkan kadar gula darah dalam tubuh seseorang. Kadar gula darah yang tinggi adalah penyebab dari penyakit kanker hati.

Selain disebabkan karena diabetes, kanker hati dapat disebabkan oleh penyakit hepatitis dan minuman beralkohol. Oleh karena itu vaksinasi hepatitis dan pengurangan minum minuman beralkohol dapat mengurangi resiko penyakit ini.

Gejala umum dari kanker hati adalah kelelahan, hilangnya nafsu makan, gangguan menstruasi, dan impotensi. Dalam stadium akhir kanker ini, kulit dapat berubah menjadi kuning yang disebabkan oleh penumpukan pigmen bio.

Kanker hati adalah kanker keenam yang paling umum terjadi dan menjadi kanker nomor tiga yang mematikan.
PEMBUKAAN
Selamat pagi pemirsa, kembali bersama saya Risma Ayu Yulianti dan rekan saya Dewi di acara Seputar Indonesia, untuk mengabarkan berita- berita yang teraktual tajam dan terpercaya, yang kami rangkum dalam Seputar Indonesia pagi ini.
ISI
POHON TUMBANG AKIBAT HUJAN DERAS
Pada hari rabu, 12 Agustus 2009, hujan deras yang disertai angina kencang telah menumbangkan sebuah pohon yang cukup besar.
Pohon tersebut tepatnya telah menutup jalur busway yang berada di Jl. Sisingamangaraja Jakarta Selatan. Sehingga Bus Trans Jakarta dari arah CSW menuju Bundaran Senayan terpaksa melewati jalan umum.
Menurut warga setempat kejadian ini terjadi tepatnya pada pukul 15.10 WIB hingga menimbulkan kemacetan yang luar biasa. Kejadian ini tidak merenggut korban jiwa.
PENUTUP
Berita tadi menutup acara Seputar Indonesia pagi ini. Saya Risma Ayu Yulianti dan rekan saya Dewi mengucapkan terimakasih dan sampai jumpa.


 : NASKAH PEMBAWA ACARA
Selamat sore pemirsa. Reportase Sore kembali menemani anda dengan berita-berita terbaru, terhangat, dan teraktual bersama saya Bintang Ayu, Senin, 7 November 2011.
Kematian satwa koleksi Kebun Binatang Surabaya (KBS) yang masih saja terjadi akhir-akhir ini bisa berujung pada penutupan Kebun Binatang Surabaya yang berdiri sejak 31 Agustus 1916 ini. Selain itu, faktor lain yang dapat menyebabkan penutupan KBS adalah kisruh terkait status pengelolaan KBS belum menemukan titik penyelesaiannya.
Untuk informasi selengkapnya akan disampaikan oleh rekan saya Zahrania yang sudah berada di Kebun Binatang Surabaya. “Baik rekan Zahra silahkan menyampaikan informasi yang anda dapat.”
Zahrania :
Terima kasih rekan Bintang. Pemirsa, sekarang saya sudah berada di Kebun Binatang Surabaya yang bertempat di Jl. Setail no. 1 Surabaya.
Saya akan menyampaikan informasi yang saya dapat dari hasil wawancara dengan Bapak Sukadi selaku pengurus KBS.
Ternyata faktor penyebab terjadinya kematian satwa-satwa KBS adalah :
  • Tidak sehatnya kondisi lingkungan dan tempat tinggal satwa yang kurang memadai
  • Perawatan dan penanganan terhadap satwa-satwa yang kurang maksimal
Hal-hal tersebut terjadi karena menejemen yang kurang profesional dan adanya pertikaian antar pengurus.
Dalam kurun waktu 2009-2010 sedikitnya 548 ekor satwa mati, antara lain : macan tutul, kanguru, buaya, rusa, dan singa. Pada bulan Februari  2010, Kementrian Kehutanan mengambil alih pengelolaan KBS dengan menunjuk Tim Pengelola Sementara (TPS)  dan pada bulan April 2011 lalu, Walikota Surabaya menyampaikan keinginannya untuk mengelola KBS tetapi masih dalam pertimbangan pihak KBS.
Solusi sementara dari Balai Konservasi SDA Jatim yaitu akan mengosongkan KBS. Caranya dengan memindahkan sementara satwa-satwa yang sehat untuk menghindarkan dari kondisi lingkungan yang tidak sehat bagi kesejahteraan binatang sedangkan satwa-satwa yang kondisinya rawan dan berpenyakit tetap berada di KBS.
Demikian informasi yang dapat saya sampaikan. Zahrania Marsha dan Rino Christian melaporkan.

Bintang :
Terima kasih rekan Zahra. Semoga KBS segara mendapatkan penanganan lebih lanjut dari pemerintah. Berita selanjutnya adalah longsor yang terjadi pada tanggal 6 November 2011 di daerah Temanggung pukul 17.00 waktu setempat. Bencana ini menewaskan 4 orang dan 2 korban luka.
Untuk mengetahui raingkaian kejadiannya secara langsung, rekan saya Zahrania akan mewawancarai salah seorang saksi mata yang berada di tempat kejadian pada saat itu. “Rekan Zahra, silahkan menyampaikan informasi yang anda dapat.”
Zahrania :
Baik, sekarang saya sudah berada di Dusun Cebong, Desa Gandok, Kecamatan Kaloran, Temanggung.
Telah terjadi bencana longsor tepatnya di tebing sungai Kedung Manak yang menewaskan 4 orang dan 2 korban luka. Dapat dilihat dibelakang saya ada sekelompok warga yang mencari korban tebing longsor di sungai Kedung Manak ini. Disamping saya ada Bapak Wahyu Setiawan, saksi mata kejadian longsor ini. Untuk mengetahui informasi selengkapnya saya akan mewawancarai beliau.
Z : Maaf pak, permisi. Saya ingin mewawancarai bapak seputar kejadian longsor ini.
W : Oh iya mbak, silahkan.
Z : Aktivitas apa yang dilakukan warga di sungai Kedung Manak ini sebelum longsor terjadi?
W : Kemarin, ada 28 orang yang sedang memancing di sungai ini. Cuaca cerah saat itu. Menjelang senja, beberapa orang mulai meninggalkan sungai.
Z : Apakah bapak ikut memancing juga di sungai itu?
W : Tidak. Saya hanya duduk di pinggir sungai dan melihat mereka.
Z : Lalu, bagaimana kronologis kejadiannya pak?
W : Setelah tinggal beberapa orang di  sungai ini, sekitar 5 menit kemudian tiba-tiba tebing setinggi 30 meter disana ambruk. 4 orang yang berada tepat dibawah tebing tersebut langsung tertimbun. 2 orang yang berada tak jauh dari lokasi kejadian terkena serpihan reruntuhan sehingga terluka parah. Sedangkan saya refleks lari menjauh.
Z : Setelah kejadian longsor itu apakah bapak langsung menolong korban?
W : Saya tidak bisa berbuat banyak, jadi saya memutuskan untuk mengabarkan kejadian tersebut pada warga. Setelah itu, saya dan warga kampung mengevakuasi korban luka dan membawanya ke RSUD Djojonegoro.
Z : Baik, terima kasih bapak Wahyu atas waktu dan informasi yang diberikan.
Demikian wawancara langsung di tempat kejadian. Zahrania Marsha dan Rino Christian melaporkan.
Bintang :
Teriam kasih rekan Zahra atas informasinya. Demikian Reportase Sore pada hari ini. Nantikan berita-berita lainnya di Reportase selanjutnya. Kami segenap kru dan karyawan mengucapkan “Selamat Idul Adha” bagi anda yang merayakannya. Mohon maaf bila ada kesalahan dan sampai jumpa.